Lazy Dungeon Master ~ Chapter 4 -Part 2- Bahasa Indonesia


Type: Web Novel

Author(s): Onikage Spanner
Artist(s): Youta
Year: 2015
Country: Japan
Genres:Action, Adventure, Comedy, Drama, Fantasy, Harem, Romance, Slice of Life
Source: https://zirusmusings.com/ldm-toc/


TL Note : Sorry lambat post nya hehehe, tadi admin sibuk jadi ga bisa post. Sabar dengan 1 part dungeon master buat hari ini, besok admin post 2 chapter kalau waktu mendukung.

Chapter 4
Bagaimanapun mari kita urus bandit - Part 2

[aku–adalah–dungon–cor. Terima–kasih–sudah–mengalahkan–goblin. Ini–adalah–hadiah. Jika–lebih–banyak–dilakukan, Aku–bisa–beri–lagi.]

“Dungeon core…? Oi, apa ini dungeon?”

“Eh, tidak, tempat ini disebut [Goa Biasa].”

“Ah, tunggu boss! Saat aku masih seorang petualang aku dengar dungeon ini disebut [Goa Biasa]!”

“Apa itu benar Johnny!?”

Bos bandit terkejut.

Ada sesuatu yang bercahaya dari tanah, kehangatan yang terasa nyaman saat dia meletakkan kakinya diatasnya. Mungkin, itu adalah dungeon core?.

Dia tidak pernah mendengar dapat berbicara dengan Dungeon Core, tapi ini adalah surat dari dungeon core. Untuk mengatakan bahwa ini adalah trik dari seseorang… tak ada seorangpun yang masuk bahkan seseorang sedang berjaga, dan ada helm baja yang tidak bisa dipersiapkan seorangpun.

Dan berdasarkan surat, helm baja tersebut merupakan hadiah karena mengalahkan bandit.

Mungkin yang dimaksud adalah goblin dekat dungeon core yang dia kalahkan saat dia datang di Gua. Untuk bos bandit, 5 bandit tidak ada apa-apanya. Untuk mendapat helm baja hanya dengan mengalahkan para kroco…

“Oi oi apa kamu serius…? Sepertinya keberuntungan datang padaku…!”

Cerita tentang dungeon sangat terkenal. Ada dungeon bernama [ Labirin Putih ] di ibukota kerajaan.

Tidak, soalnya ibukota kerajaan dibuat dimana dungeon berada.

Tetang dungeon, didalamnya terdapat monster, tapi tempat tersebut menghasilkan bermacam harta, seperti Armor Sihir. Dan ini adalah dungeon. Tetapi, tidak terdapat monster sama sekali. Bila harus kukatakan, hanya terdapat 5 goblin saat kami datang. Dan sekarang ada harta ini. Helm baja.

“Sepertinya aku membuat dungeon ini puas.”

Bos bandit tersenyum.

Dungeon menghasilkan harta untuk orang yang membuatnya puas… dengan kata lain, sama seperti memiliki kekayaan yang tak terbatas.

[Jika lebih banyak yang dilakukan, aku dapat memberi lebih banyak.]

Dipikir-pikir, mayat goblin hilang sebelum mereka sadar. Mereka pikir ada anak buah yang membersihkannya…

Itu berarti, dengan kata lain, adalah sesuatu seperti itu.

Peti yang membawa Helm baja juga menghilang sebelum mereka menyadarinnya.


* ( POV MC )


“Kenapaaaaa!! Dia-! Mengapa-! Mengapa kita memberi hadiah seseorang seperti dia-!?”

Loli berambut pirang menggeliat.

[Pen dan Tinta]  5 DP, [Peti Kayu] 5 DP, dan [Helm Baja Kualitas Tinggi] 170 DP.

Dan menggunakan DP yang kita punya, kita miskin dengan 0 DP sekarang.

Aku menggunakan semua DP untuk memberi [Hadiah] kepada bos bandit.

“Kenapa!? Tidak sulit sama sekali untuk memanggil goblin!”

“Lalu mati saat mereka gagal? Hahaha, maaf. Aku masih belum ingin mati. Aku ingin tidur.”

“Ka-karena itu, kamu… pe, penghianat!”

“Kita mendapat waktu untuk sekarang. Sejak kita akan membantai mereka tidak lama lagi, tenanglah.”

“Eh?”

Mungkin dia terkejut karena kata membantai keluar dari mulutku, tapi Rokuko memperlihatkan wajah yang bodoh.

“Kenapa? Kamu, karena kamu manusia, bukankah kamu memberi persembahan untuk membantu mereka?”

“Hah? Aku hanya ingin aman di kasurku. Walau demikian, mengapa aku harus membiarkan orang berbahaya seperti bandit?”

“Eeh… ba-baiklah kalau begitu, bukankah kamu seharusnya ragu mengurus orang dari ras yang sama?”

“Aku tidak tau. Aku ingin tidur. Selain itu, bukan berarti aku akan menangani mereka secara langsung… Ah, karena tidak ada lagi yang harus dilakukan hari ini aku akan tidur. Baiklah, selamat malam.”

Aku mengeluarkan futon dan berbaring.

“T-t-tunggu! Tolong jelaskan lebih detail!”

“Tak ada jalan lain huh… kalau begitu akan kujelaskan. Besok. Selamat malam.”

“J-jangan tid–!? …!”

Saat aku tidur, Aku mendengar suara Rokuko menghilang.

Sepertinya perintah hari pertama masih efektif. Selamat tidur.

Share This :

Yahoo ~~ Saya translator di blog ini :) Kalau mau kenalan add FB saya di : https://www.facebook.com/pradhanaard :)

DONASI VIA OVO Bantu berikan donasi jika artikel www.berbagicerita.site dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.berbagicerita.site. Terima kasih.

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon